Kamis, 07 November 2013

lembar persembahan

Ada hal yang paling lama saya susun di skripsi. Bukan proposal, bukan tiap Bab, atau juga hasil penelitian. Tapi adalah lembar persembahan. Ya, lembar yang bagi kebanyakan orang terlihat sepele. Dari awal saya udah mau susun kata demi kata di lembar persembahan ini, tapi entahlah, saya bingung apa yang harus saya tulis. Yah, ucapan terimakasih tentunya udah saya tulis di kata pengantar. Bahkan bagi saya, hal tersebut kurang. Dosbing saya nyuruh kata pengantar hanya sebatas keluarga. Nggak lebih. Setelah lama saya fikirkan, akhirnya jadi juga motto dan persembahan skripsi saya  Nulisnya pake cucuran keringat dan air mata pulak (agak lebay).

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

MOTTO
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”- (QS: 94,5-6)
“A journey of a thousand miles begins with a single step – Lao Tzu
“Tuhan tak pernah terburu-buru, Ia selalu tepat waktu”-Tia Setiawati
“If you never try you’ll never know” - Coldplay

PERSEMBAHAN
Untuk tiap tawa yang tak ternilai
Untuk tiap tangis yang terhapus
Untuk tiap jatuh dan bangunnya
Untuk tiap peluang ditengah putus asa
Untuk tiap doa dan dukungan

Sebuah mini mahakarya ku persembahkan kepada:
  1. Mamah yang selalu mendoakanku, menyayangiku, menyemangatiku, membesarkan hatiku, dan menghapus lelahku.
  2. Papah yang berada di sisi Allah, akhirnya aku menjadi sarjana pendidikan sesuai yang papah harapkan J semoga papah bahagia melihatku disana.
  3. Aa, Yayu, Bila, Apit, dan kedua kakak ipar yang menyayangiku tanpa pamrih, mendukung di setiap langkahku, dan memompa semangatku dikala mulai lelah.
  4. Bu Lala dan Bu Trusti, dosen pembimbing yang tak sekedar membimbing, tapi juga memberikan motivasi yang besar hingga karya ini selesai.
  5. Sahabat seperjuangan Fitri, Linda, dan Nining yang memberi warna di kala penatnya kehidupan kampus.
  6. Teman-teman Kelas D Pendidikan Matematika 2009 yang selama empat tahun saling berbagi ilmu, canda, tawa, pengalaman, dan pelajaran tentang hidup.
  7. Teman-teman yang namanya tak dapat kusebutkan satu per satu yang setia mengiburku, memberikan dukungan dan semangat.
  8. Teman-teman PPL “14” dan KKN “Pekalangan”. You are ROCK!
  9. Seluruh guru kehidupan yang pada mereka aku belajar tentang arti kehidupan.


its not the end, but its just a new beginning
(Rizky Purnama, 2013)

Lembar ini mengingatkan saya akan banyaknya tangan  yang membantu hingga akhirnya skripsi ini selesai, betapa banyak mulut yang dengan ikhlas berdoa sehingga semuanya terasa lebih mudah, dan betapa banyaknya curahan kasih sayang yang mengobarkan semangat untuk menyelesaikan mini mahakarya ini. Saya yakin, jika saya berusaha untuk membalasnya niscaya balasan yang saya berikan tak setimpal dengan apa yang telah mereka berikan. Karena bantuan dan dorongan yang mereka berikan tak ternilai harganya. Semoga Tuhan memberikan balasan yang lebih kepada mereka yang dengan ikhlasnya membantu saya. Sehingga saya persembahkan mini mahakarya ini kepada mereka yang telah berjasa dalam perolehan gelar sarjana pendidikan ini. Terimakasih…



4 komentar: